31 Okt 2011

Hadist adalah Quran

Hadis adalah Quran
Kawan saya berkata : "Hadist/perkataan Nabi itu  wahyu Tuhan "

Saya bertanya : "memang hadist Nabi itu wahyu Tuhan , tapi kitab hadist nabi yang mana yang di katakan hadist Nabi , yahyu Tuhan itu ?"

Kawan  : "Hadist Bukhari , Muslim dllnya itulah yang menceritakan tentang perkataan Nabi , perbuatan Nabi dan diam Nabi atas perkataan , perbuatan para shahabatnya" 


Saya :"itu bukan Hadist Nabi , jelas Hadist Bukhari , Muslim dllnya , karena nama kitab itu pun , nama kitab Hadist Bukhari , Muslim dllnya , cuntuhnya :

"Bukhari mariwayatkan : "ibnu abas berkata : rasulullah bersebda : " apabila sudah makan sesaorang daripada kamu akan makanan , maka jangan sapu akan tangannya sehingga menjilat ia akandia atau memberi jilat oleh anaknya atau saumpamanya" - hadist/perkataan bukhari , muslim ... lihat dalam kitab bulughul muram , dalam bab abab no hadistnya no 6 , di terjemah oleh syikh muhammad idris al marbawi (malaysia )

Bukankah Jelas bahwa Bukhari berkata , ibnu abas berkata , rasulullah bersebda : "....."

Sedang Bukhari , tak pernah berjumpa dengan ibnu abas, karena Ibnu Abas meninggal dunia pada tahun 68 Hijrah sebelum Bukhari lahir kedunia lagi , karena Bukhari lahir pada tahun 194 hijrah , ini berarti Ibnu Abas meninggal dunia 126 tahun baru Bukhari lahir kedunia bagiman mungkin Bukhari dapat mendengar perkataan Ibnu Abas itu ?, karena Ibnu Abas meninggal dunia pada tahun 68 hijrah lagi ..

Dan lebeh-lebeh lagi Bukhari tak pernah berjumpa dengan rasulullah sendiri , karena Nabi wafat pada tahun 11 hijrah sedangkan Buhkari lihir pada tahun 194 hijrah , ini berarti Nabi wafat 183 tahun baru Iman Bukhari lahir kedunia , krena Nabi wafat tahun 11 hijrah ....

Mana mungkin Bukhari dapat mendengar bahwa Nabi bersebda :" apabila sudah makan sesaorang daripada kamu akan makanan , maka jangan sapu akan tangannya sehingga menjilat ia akandia atau memberi jilat oleh anaknya atau saumpamanya" kamadian beliau menulis dalam katanya "Shahih Bukhari" maka orang awam pun yakinlah bahwa itu adalah perkataan Nabi muhammad .

Pada hal Ini semuanya  tidak lain malainkan hanya dugaan belaka :
2:78 وَمِنْهُمْ أُمِّيُّونَ لاَ يَعْلَمُونَ الْكِتَابَ إِلاَّ أَمَانِيَّ وَإِنْ هُمْ إِلاَّ يَظُنُّونَ
2:78. Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab (Quran , Injil dan Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga.

Ulama-ulama yang menulis kitab-kitab agama mareka kamadian mareka berkata "ini daripada Allah" Tuhan berkata celaka tiga kali dalam satu ayat :

2:79 فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَذَا مِنْ عِنْدِ اللهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلاً فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ
2:79. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang menulis al-Kitab dengan tangan-tangan mereka, kemudian mereka berkata, "Ini daripada Allah," supaya mereka menjualnya untuk harga yang sedikit; kecelakaanlah bagi mereka kerana apa yang tangan-tangan mereka menulis, dan kecelakaanlah bagi mereka kerana usaha-usaha mereka.

Karena kitab-kitab Hadist Bukhari , Muslim dllnya itu adalah setanding dengan Quran , karena ulama-ulama Islam mewajibkan percaya dan berpegang dengan Quran dan Hadist Bukhari , Muslim dllnya .

Sedang Quran melarang mengikuti kitab-kitab sekutu nya :
6:106 اتَّبِعْ مَاأُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ لاَإِلَهَ إِلاَّ هُوَ وَأَعْرِضْ عَنِ المُشْرِكِينَ
6:106. Ikutlah apa yang diwahyukan kepada kamu daripada Pemelihara kamu( yaitu , Quran , Injil , Zabur dan Taurat ); tidak ada tuhan melainkan Dia, dan berpalinglah kamu daripada (kitab-kitab) orang-orang yang menyekutukan.

Dan Quran larang mengikuti kebanyakan Orang , karena kebanyakan orang tidak mengikuti ajran Quran , karena mareka mengikuti hanya sangkaan semata-semata :

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الأَ رْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلاَّ الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلاَّ يَخْرُصُونَ
6:116. Jika kamu mentaati kebanyakan orang di bumi, mereka akan menyesatkan kamu daripada jalan Allah; mereka mengikuti hanya sangkaan, semata-mata dugaan.

*********

Bagi saya Hadist Nabi yang sebenarnya ialah Quran :

َ39:23 اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُتَشَابِهًا مَثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ ذَلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ
39:23. Allah menurunkan Hadis paling baik sebagai sebuah Kitab, yang serupa (mutasyabihat) dalam pengulangannya, dengannya digentarkan kulit orang-orang yang takut kepada Pemelihara mereka; kemudian kulit mereka dan hati mereka menjadi lembut pada mengingati Allah. Itulah petunjuk Allah, dengannya Dia memberi petunjuk kepada sesiapa Dia mengkehendaki; dan sesiapa yang Allah menyesatkan, maka tidak ada baginya yang memberi petunjuk.

76:23 إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ تَنْزِيلًا
76:23 Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur'an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.

12:111 لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَى وَلَكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
12:111 Sesungguhnya dalam cerita-cerita mereka adalah pelajaran bagi orang-orang mempunyai minda; ia bukan Hadis yang diada-adakan, tetapi satu pengesahan bagi apa yang sebelumnya, dan penjelasan bagi segala sesuatu, dan petunjuk, dan pengasihan, bagi kaum yang mempercayai.
Jelas perkataan Hadist dalam ayat ini bukan Hadist hohih bukhari , Muslim dan lain-lainnya , tetapi perkataan Hadist dalam ayat ini adalah Quran .

Kerana ayat 12:111 itu sama dengan ayat di bawah ini :
35:31 وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ هُوَ الْحَقُّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ إِنَّ اللَّهَ بِعِب
35:31.Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Qur'an) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya (Injil , Zabur dan Taurat) . Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.

7:185 أَوَلَمْ يَنْظُرُوا فِي مَلَكُوتِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا خَلَقَ اللَّهُ مِنْ شَيْءٍ وَأَنْ عَسَى أَنْ يَكُونَ قَدِ اقْتَرَبَ أَجَلُهُمْ فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ
7:185 Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah, dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada Hadist/berita manakah lagi mereka akan beriman selain kepada Al Qur'an itu?

Dalam ayat ini jelas menujukan kebanyakan manusia menggunakan Hadist yang di tulis oleh manusia bukan Hadist/perkataan/berita dari Tuhan atau di katakan dari kitab Quran .

Karena manusia menggunakan Hadist/perkataan/berita dari manusia bukan dari Hadist Tuhan atau Quran :
31:6 وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ
31:6 Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan Hadist/perkataan/berita yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

Bagi saya ayat 31:6 ini jelas perkataan Hadist dalam ayat itu adalah Hadist-hadist yan di tulis oleh Manusia . yang mengaku Hadist Nabi sebagai menyepernakan Quran , Hadist seprti ini , Quran mencela mengatakan celaka sampai tiga kali dalam satu ayat :
2:79 فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَذَا مِنْ عِنْدِ اللهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلاً فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ
2:79. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang menulis al-Kitab dengan tangan-tangan mereka, kemudian mereka berkata, "Ini daripada Allah," supaya mereka menjualnya untuk harga yang sedikit; kecelakaanlah bagi mereka kerana apa yang tangan-tangan mereka menulis, dan kecelakaanlah bagi mereka kerana usaha-usaha mereka.

Kembali kehalaman Utama
*******

0 ulasan: