12 Des 2012

Umat Islam berpecah belah di sebabkan masalah-masalah dalam Quran tidak ruruh dan tidak larang hanya ada perintah suruh dan larang dalam Hadis Bukhari

Ulama Yahudi dan Nasrani berpecah belah lebih dulu sebelum Ulama Islam ada di dunia ini, di sebabkan dalam Taurat dan Injil tidak suruh dan tidak larang, seperti sembahyang, Ulama Yahudi sembahyang 3 waktu, Ulama Nasrani sembahyang 7 waktu. Ulama Yahudi berkata "orang-orang Nasrani tidak mempunyai sesuatu kebenaran" Ulama Nasrani berkata : "orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu kebenaran" sebagaiman firman Tuhan di bawah ini :
{2:113} وَقَالَتِ الْيَهُودُ لَيْسَتِ النَّصَارَى عَلَى شَيْءٍ وَقَالَتِ النَّصَارَى لَيْسَتِ الْيَهُودُ عَلَى شَيْءٍ وَهُمْ يَتْلُونَ الْكِتَابَ كَذَلِكَ قَالَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ مِثْلَ قَوْلِهِمْ فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
2:113 Dan orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai sesuatu kebenaran", dan orang-orang Nasrani berkata: "Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu kebenaran," padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. Demikian pula orang-orang (awam) yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka ituMaka Allah akan mengadili di antara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.
Ayat ini sebagai cuntuh bagi umat Islam, karena umat Islam pun akan beralaku sebagaimana Ulama Yahudi dan Nasrani itu juga, buktinya :
Islam Syiah berkata : "kaum Sunni itu tidak ada mampunyai suatu kebenaran" dan
Islam Sunni berkata: "kaum Syiah itu, tidak mempunyai sesuatu kebenaran" pada hal mareka sama-sama membaca kitab Hadis Bukhari.
Dimakian juga orang-orang awam, mengatakan seperti mareka itu juga.
Maka dalam hal ini Allah akan mengadili di antara mareka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mareka berselisih padanya .

Pindek kata, umat Islam tidak berpecah belah dalam agama mareka, dengan karena masalah-masalah hukum  dalam Quran  .
Tetapi mareka berpecah belah, hanya dalam masalah-masalah, dalam Quran tak dok suruh dan tak dok larang,  hanya ada perintah suruh dan larang dalam kitab Hadis Bukhari, seperti
Membuat bubur Asyura' di 10 mahram, Quran tak dok suruh dan tak dok larang.
Mengadakan maulud Nabi, Quran tak dok suruh dan tak dok larang.
Sembahyang 5 waktu menghadap kebangunan kabah di Mekah, Quran tak dok suruh dan tak dok larang..
dan lain-lainnya,
Karena itu semua hanya ada perintah dalam kitab-kitab agama selepas Quran saja.

Walau pun bagitu  seharusnya kita pikirkan pertanyaan Tuhan di bawah ini :
{77:50} فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ
77:50 Maka kepada Hadis apakah selain Al Qur'an ini mereka akan beriman?
Semua Ulama-ulama Islam tidak ada saorang pun menerjemahkan ayat ini  , "Maka kepada Hadis apakah selain Hadis Bukhari , atau Al kafi atau fiqih  mazhab 4 ini mareka akan percaya" ?

Maka dengan sebab itu lah Rasul bersedih dan berdoa :
{25:30} وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا
25:30 Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an ini suatu yang tidak di perdulikan".
Karena kaumnya memperdulikan kitab-kitab agama selepas Quran, seperti kitab-kitab Fiqih Mazhab 4 dan kitab-kitab Hadis Bukhari, Muslim dan lain-lainya .

Dan bagitu juga umat kristian , mareka tidak juga berpecah belah dalam agama mareka, Tetapi mareka berpecah belah agama kristian itu, hanya dalam masalah-masalah dalam injil yang tak dok suruh, dan tak dok larang seperti Sembahyang 7 waktu menghadap kepatung Yesus dan lain-lainnya .

Dan bagitu juga agama lainnya ..
{5:44}... وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ
5:44 ... Barang siapa yang tidak mehukum menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
{5:45} .. وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
5:45 ... Barang siapa tidak mehukum menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.
{47} ..... وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
5:47 .... Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
Ayat-ayat di atas itu, semua Ulama-ulama di vdo di atas itu, terima dan tidak ada saorang pun membantahnya, semua setuju dan sepakat kata , apabila timbul satu-satu masalah agama sama-samalah kembali kepada kitab-kitab Allah ( salah satunya Quran) , tetapi apabila mareka bersilisih, mareka tidak kembali kepada Quran, tetapi mareka kepada kitab-kitab Ulama mareka masing-masing .

Dari itu , lebih baik bagi saya, terima pendapat Orang Buddha, karena orang Buddha berkata : "siapa-siapa buat baik, dapat baik, dan siapa-siapa buat jahat, dapat jahat"
Perkataan ini, tidak berawan dengan Quran :
{2:81} بَلَى مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَاطَتْ بِهِ خَطِيئَتُهُ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
2:81 (Tidak bagitu), yang benar, barang siapa berbuat jahat dan ia telah diliputi oleh kejahatannya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
{2:82} وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
2:82 Dan orang-orang yang beriman serta berbuat baik, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.
{2:62} إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَى وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
2:62 Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiinsiapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan berbuat baik, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Ada pun tentang amal ibadat berbeza, Quran menjelaskan bagini :
{17:84} قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَى شَاكِلَتِهِ فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَى سَبِيلًا
17:84 Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat (ibadat) menurut caranya masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
Dalam hal cara-cara beribadat yang berbeza ini, telah berlaku berselisih pendapat antara Ulama-ulama Yahudi dengan Ulama-ulama Nasarani sebebum Ulama-ulama Islam ada di dunia ini : 

Oleh sebab itu Quran memberi peringatan bagi orang-orang yang percayakan Quran sebagai panduan hidupnya, sepaya jangan kamu termasuk dalam orang-orang yang menyengutukan Allah dengan Ulama-ulama agama:
{30:31} مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَاتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُشْرِكِينَ
30:31 dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah salat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,
{30:32} مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ
30:32 yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
Boleh jadi karena kebanggan tersebut , mareka yang menyengutukan allah dengan Ulama itu, benci kepada seruan agar jangan berpecah belah dalam agama . seperti bunyi firman Allah berikutnya :
{42:13} شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّى بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ
42:13 Dia (Allah) telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya).
Karena orang-orang yang menyengutukan Allah dengan Ulama, mareka menjadikan Ulama-ulama agama mareka sebagai Tuhan-tuhan selain Allah:
{9:31} اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ
9:31 Mereka menjadikan Ulama agama mareka, dan pendita-pandita mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putra Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
Ulama Kristian berkata: "Isa Al-Masih adalah Anak Tuhan" , dan
Ulama Islam pula berkata: "Kabah di Mekah adalah Rumah Tuhan"

Dan Ulama agama juga handak memadamkan agama Allah dengan ceramah-ceramah mareka, dan mareka handak memakan harta manusia dengan jalan salah , tetapi Allah handak menyerpurnakan agamanya :
{9:32} يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
9:32 Mereka(Ulama-ulama agama) berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan ceramah) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.
{9:33} هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
9:33 Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.
{9:34} يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
9:34 Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari Ulama agama dan pendta-pandita Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,
{9:35} يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ
9:35 pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu".
Padahal Ulama yang seperti itu, kalau menurut Quran, Tuhan kata celaka tiga kali dalam satu ayat kepada Ulama-ulama yang menulis kitab dengan tangan mareka , kamadian mareka berkata: "Ini dari Allah atau Ini dari Nabi"
{2:79} فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَذَا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ
2:79 Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.
Dalam ayat di atas, tidak di kecewalikan Ulama-ulama Islam, di katakan tidak celaka .

Dan Ulama-ulama juga berkata : "orang-orang Islam tidak kekal dalam neraka , hanya sekejab saja kamadian keluar dari neraka , lalu di masukan kesyurga akhirnya" Tetapi Tuhan berkata : tidak bagitu, sebagaimana firmanya :
{2:80} وَقَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَةً قُلْ أَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدًا فَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ عَهْدَهُ أَمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
2:80 Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?".
{2:81} بَلَى مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَاطَتْ بِهِ خَطِيئَتُهُ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
2:81 (Tidak bagitu), yang benar, barang siapa berbuat jahat dan ia telah diliputi oleh kejahatannya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
{2:82} وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
2:82 Dan orang-orang yang beriman serta berbuat baik, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.
Orang-orang yang menyengutukan Allah dengan Ulama-ulama itu, akan berdebat dengan Ulama-ulama yang mareka ikutinya itu di dalam neraka kelak: 
{14:21 } وَبَرَزُوا لِلَّهِ جَمِيعًا فَقَالَ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ قَالُوا لَوْ هَدَانَا اللَّهُ لَهَدَيْنَاكُمْ سَوَاءٌ عَلَيْنَا أَجَزِعْنَا أَمْ صَبَرْنَا مَا لَنَا مِنْ مَحِيصٍ
14:21 Dan mereka semuanya akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah (pengikut-pengikut Ulama-ulama) kepada orang-orang yang sombong (Ulama-ulama): "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan daripada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja? Mereka (Ulama-ulama itu) menjawab: "Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri".
{41:29} وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا رَبَّنَا أَرِنَا الَّذَيْنِ أَضَلَّانَا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ نَجْعَلْهُمَا تَحْتَ أَقْدَامِنَا لِيَكُونَا مِنَ الْأَسْفَلِينَ
41:29 Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Tuhan kami perlihatkanlah kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami (yaitu) sebagian dari jin dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina".
Memang ada ayat yang mengatakan "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama " 
Jadi ulama ini tidak menulis kitab dengan tangan mareka sendiri lalu berkata"Ini dari Allah" , karena mareka hanya menyampaikan ayat-ayat Allah itu saja, dan tidak lebih daripada itu ... 
{35:28} وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَلِكَ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ
35:28 Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Pengampun.
Ini bukan berarti, Ulama-ulama yang menulis kitab dengan tangan mareka sendiri lalu berkata "ini dari Allah" 
******
Bila dua gulongan bergaduh
Atau Bersambung ke  TOPIC

0 ulasan: