Fiqih Mazhab 4 1.Agama Islam kaum Tua yang di katakan kaum Ahli sunnah waljamaah , mareka percaya bahwa Quran sudah sampurna Teta...
Sample Feature Post 1 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Sample Feature Post 2 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Sample Feature Post 3 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Sample Feature Post 4 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Sample Feature Post 5 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Beza Wahabi denga Ahlissunnah adalah tentang I'tiqad
Ahlissunnah bertauhid 1 yaitu mengesakan Allah berarti kalau sesaorang itu percaya Tuhan itu ada satu berarti dia sudah beriman, dengan beralasannya :
2:162 Dan Tuhan kamu ialah Tuhan yang Maha Esa; tiada Tuhan selain DIA, yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
47:19 Maka ketahuilah bahawa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan mintalah ampun kepadaNya bagi salah silap yang engkau lakukan, dan bagi dosa-dosa orang-orang yang beriman - lelaki dan perempuan; dan (ingatlah), Allah mengetahui akan keadaan gerak-geri kamu (di dunia) dan keadaan penetapan kamu (di akhirat).
Dalam Quran tidak ada satu pun ayat Quran yang mengatakan Taud bahgi 3 .
******
Wahabi bertauhid 3
Tauhid Uluhiah = (1.Tuhan Ilah إٍلَه , Tuhan إله untuk di sembah)
Tauhid Rabbubiah = (2.Tuhan رَبّ, Tuhan رَبّ yang menjadikan isi alam ini )
Tauhid Assmauwasifat = (3. Nama Tuhan 99 dan sifat Tuhan ada muka, mata, telinga, tangan, kaki, tapi tak sama dengan muka, mata, telinga, tangan, kaki manusia, dan manusia ada muka, mata, telinga, tangan, kaki, tapi tak sama denga muka, mata, telinga, tangan, kaki kambing, dan kambing ada muka, mata, telinga, tangan, kaki, tapi tak sama dengan muka, mata, telinga, tangan, kaki ular, bagitulah seterusnya)
Dimakianlah dengan secara ringkasnya tauhid bahgi 3 yaitu tauhid Uluhiah, Rububiah dan Asmauwasifat . untuk dapat lebih jelas lagi sila bacakan kitab-kitab tauhid Uluhiah, Rububiah dan Asmauwasifat oleh Ulama-ulama Wahabi . terima kasih .
penjelasan seterusnya lihat vdo ini Oleh
Tuan Guru Baba Li @ Hj Ghazali Ahmad, Ulama Pattani
tiap-tiap perbuatan bila berbetuk Ibadat kita gi kerja kepada yang lain kepada Allah itu dia pagil Syiri di sisi mareka membagi Tauhid kepada tiga,
sujud kepada berhala Syirik kedok ?
kita jawab kata Syirik ,
tapi kita nak tahu
sebab apakah mareka boleh Syirik, mareka yang sujud kepada berhala ? ,
sebab sujuk ke atau sebab yang lainnya?,
itu patut kita tahu, kalau kita tak tahu ni selama itulah kita tidak paham makna Syirik, selama itu kita dok keliru makna Ibadat, makna Syirik dia ada berike, kalau kita paham yang satu kita paham yang satu lagi,
adakah karena kita hatar anggota tujuh tunduk kepada berhala itu Syirik ?,
atau pun karena yang lainnya ?,
cuba kita gambarkan "
*****
Kalau menurut kata-kata Baba Li diatas itu saya dah ada jawabpannya, jawapannya bagini :
Soalannya :
sebab apakah mareka boleh Syirik, mareka yang sujud kepada berhala ? ,
jawabpannya :
Belum tentu mareka itu Syirik
sebab sujuk ke atau sebab yang lainnya?,
jawabpannya :
Sebab yang lain, yaitu sebab mareka percaya berhala itu yang boleh memberi menafaat dan mudharatkan kepada mareka, sebab itulah mareka sembah berhala, maka dengan sebab itulah dikatakan Syirik, karena mareka percaya bahwa berhala itu ada kuasa yang boleh memberi menafaat dan mudharatkan kepada mareka selain daripada Tuhan = Allah.
Dan bagitu juga , kalau kita percaya Kabah dimekah itu yang boleh memberi menafaat dan mudharatkan kepada kita, itu juga dikatakan Syirik , karena kita percaya bahwa Kabah di mekah itu ada kuasa yang boleh memberi menafaat dan mudharat kepada kita selain daripada Allah.
6:50 Katakanlah (wahai Muhammad); "Aku tidak mengatakan kepada kamu (bahawa) perbendaharaan Allah ada di sisiku, dan aku pula tidak mengetahui perkara-perkara yangghaib; aku juga tidak mengatakan kepada kamu bahawasanya aku ini malaikat, aku tidak ikut melainkan apa yang diwahyukan kepadaku (Quran) ". Bertanyalah (kepada mereka): "Adakah sama orang yang buta dengan orang yang celik? Tidakkah kamu mahu berfikir?"
*****
Perbezaan orang cakap benar dengan cakap bohong ...
Orang cakap benar ada buktinya dan tidak marah bila ada orang tidak percaya akan apa-apa yang ia cakapnya itu .
Orang cakap bohong tidak ada buktinya dan marah bila ada orang yang tidak percaya akan apa-apa yang ia cakapnya itu, karena ia cakap bohong dan tidak ada bukti .
Cuntuhnya :
Si A berkata : "dunia hari ini, sudah lama manusia menjejak kaki kebulan"
Si B berkata : "bohong, karena Tuhan menjadikan bulan itu di langit keampat, dan langit-langitnya itu Tuhan menjadikan setiap lapisan langit-langitnya itu daripada amas, perak, tembaga, besi, dan tebal langit-langit itu lama ratus tahun perjalanan penugang kuda yang kecang sejak di permulaannya sehingga sampai akhirnya, macamana manusia boleh naik kebulan itu ?, ini tidak lain malainkan kamu adalah bercakap bohong saja"
Si A itu diam saja, karena dia ada buktinya , yaitu setiap hari orang yang suka menutun TV mareka boleh melehat apa yang berlaku di seluruh dunia, di sebabkan manusia sudah berjaya menjejak kaki kebulan, lalu mareka boleh meletakan setelite di angkasa raya tanpa batas dan mareka boleh lihat Planetsbumi dengan jelas.
Tetapi kalau si A, bantah si B itu tentuk ia marah dan menghukum kafir , karena si A tidak percaya akan apa yang ia cakapnya itu, walau pun si B cakapnya itu kononnya adalah dari Tuhan yang menjadikan isi alam ini . pahal dia bohong , karena dalam Qura tidak pernah mengatakan bahwa langit itu seperti apa yang katakan oleh si B itu, karena Quran menjelaskan bahwa langit itu adalah asap :
41:11 Kemudian Ia menunju kepada langit pada hal itu asap; lalu Ia berfirman kepadanya dan kepada bumi: "handaklah kamu berdua datang dengan suka atau dengan tidak suka!" Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka"
Menurut tafsir Al-Furqan oleh A.Hasan bunyinya bagini : "langit" menurut bahasa Arab, tiap-tiap yang diatas kita, di namakan langit, bulan , matahari dan lain-lain binatang hudup dan binatang mati, buleh dinamakan langit. "asap" di sebelah atas bumi ini ada asap. asap ini bisa jadi hambusan atau samburan matahari, dan bisa jadi lain dari itu . "handaklah kamu berdua datang dengan suka atau dengan tidak suka" Tuhan berkata kepada asap dan bumi itu,"handaklah kamu datang" turutlah perintah-Ku . "Kami datang dengan suka" jawapan ini menujukan bahwa tiap-tiap sesuatu adalah dalam genggaman Allah dalam segala halnya.
41:12 Lalu Ia menjadikannya tujuh langit, dalam dua hari; dan Ia wahyukan kepada tiap-tiap langit itu urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat ini dengan pelita-pelita dan karena handak menjaganya, yang dimakian itu ketentuan Tuhan yang gagah yang mengetahui.
Menurut tafsir Al-Furqan oleh A.Hasan bunyinya bagini :
Lalu Ia menjadikannya tujuh langit asap yang tersebut tadi ia jadikan tujuh langit.
kalau asap itu dari matahari kita, maka yang dijadikan itu ialah bumi-bumi yang mengelilingi matahari, dan bisa jadi tujuh alam yang masing-masing alam mempunyai matahari, bumi-bumi,dan bulan-bulan seperti kita.
menurut ahli palak, bahwa kita berada di satu alam, yang dinamakan satu alam itu ialah satu matahari, bibarapa bumi dan bibarapa bulan. dalam kosongan yang amat besar ini, pada perhitungan mareka , ada banyak alam.
dalam dua hari dua hari itu bisa jadi seperti hari kita, atau dua masa .
Ia wahyukan kepada tiap-tiap langit itu urusannya ya'ni tiap-tiap bintang, Tuhan kirimkan perintah atau peraturan yang perlu buat masing-masing.
Planets
Satellite
Datok Harundin berkata : "sesiapa yang berbohong Nabi tidak kata, dia kata Nabi kata, berbohong tentang Hadis Nabi saja, orang itu menempah tempat di dalam neraka" :
Jadi memang berbahya sekali kalau kita sampaikan Hadis Nabi kepada orang awam, padahal Nabi tidak kata , kita kata Nabi kata , berarti kita telah bersedia tempat di dalam neraka .
Berbeza kalau kita sampaikan ayat-ayat Quran kepada orang awam, karena itulah tujuan Quran diturunkan untuk Nabi sampaikan kepada umat manusia , dan bagitulah juga kita yang ada Quran, boleh lah kita sampaikan ayat-ayat Quran itu kepada orang awam , karena Quran memang jelas ada dalam Quran dirumah masing-masing orang, dan kita tidak boleh berbohong lagi tentang ayat-ayat Quran itu, cuntuhnya ayat di bawah ini :
6:50 Katakanlah (wahai Muhammad); "Aku tidak mengatakan kepada kamu (bahawa) perbendaharaan (penjaga harta) Allah ada di sisiku, dan aku pula tidak mengetahui perkara-perkara yang Ghaib; aku juga tidak mengatakan kepada kamu bahawasanya aku ini malaikat, aku tidak ikut melainkan apa yang diwahyukan kepadaku(Quran)". Bertanyalah (kepada mereka): "Adakah sama orang yang buta dengan orang yang celik? Tidakkah kamu mahu berfikir?"
Ayat ini dengan jelas bahwa Nabi Muhammad itu tidak dapat tahu terhadap hal-hal yang gaib, kecewali Allah yang memberitahu:
72:27 "Tuhanlah sahaja yang mengetahui segala yang ghaib, maka Ia tidak memberitahu perkara ghaib yang diketahuiNya itu kepada sesiapapun, -
Dan beliau saw. hanya mengikuti kepada apa-apa yang telah diwahyukan kepadanya. Jadi amat salahlah kalau kita menepatkan Nabi Muhammad saw. dalam busisi serba tahu terhadap hal-hal yang gaib, termasuk hal-hal yang akan terjadi dimasa akan datang, yang jauh sesudah beliau saw.karena memang banyak hadis-hadis yang menceritakan tentang kejadian-kejadian yang akan datang yang konon diramalkan oleh beliau saw. padahal yang sebenarnya Nabi Muhammad tidak pernah meramalkannya atau dengan kata lain ramalan-ramalan tersebut hanya dibuat-buat oleh orang-orang tertentu yang datang kamadian yang lantas dikatakan beliau saw. yang meramalkannya.(hadis-hadis yang model bagini disebut hadis maudhuu'/hadis yang dibuat-buat) .